Koordinator Program Keahlian    :   Ir. Pramono D. Fewidarto, MS
Sekretaris Program Keahlian       :   Ir. Purana Indrawan, MP

VISI

Menjadi program keahlian terdepan dalam menghasilkan lulusan yang benar-benar memenuhi kompetensi yang dibutuhkan oleh industri manufaktur dan jasa.

MISI

  • Menyelenggarakan Program Keahlian manajemen industri yang berkualitas dan profesional.
  • Menyediakan tenaga dosen dan tenaga pendukung dengan jumlah, kualifikasi dan pengalaman kerja yang memadai.
  • Membangun jejaring (networking) dengan industri atau dunia usaha untuk menangkap kebutuhan pasar tenaga kerja dan dalam rangka pengembangan akademik (fasilitas, kurikulum, dsb).
  • Dalam jangka panjang mengembangkan kurikulum pendidikan yang bersifat tailor-made yang sesuai dengan cluster industri, dan antisipasi dalam pemanfaatan peluang-peluang usaha baru.

TUJUAN

Menyiapkan tenaga ahli madya (supervisor) perencanaan dan pengendalian produksi pada berbagai jenis industri, yang berjiwa entrepreneur, dan mempunyai sikap dan perilaku (soft skill) yang diperlukan oleh industri manufaktur/jasa.

KOMPETENSI LULUSAN

SOFT-SKILL

  • Mempunyai kemampuan dalam perencanaan produksi meliputi perencanaan dan penetapan kapasitas lini produksi, penjadwalan lini produksi, penyediaan  sumber daya, perencanaan sediaan (inventory), pemeliharaan fasilitas dan penyusunan anggaran  produksi.
  • Mempuyai kemampuan dalam pengendalian produksi, sediaan, penggudangan, pengendalian  mutu, dan penanganan bahan.
  • Mempunyai kemampuan dalam perancangan produksi meliputi tata  letak peralatan dan mesin produksi, serta perancangan kerja.

HARD-SKILL

  • Jiwa entrepreneurship.
  • Kepemimpinan transformasional.
  • Bekerja dalam tim dan beretika.
  • Tangguh dan pantang menyerah.
  • Inovatif, kreatif dan proaktif.

LAPANGAN PEKERJAAN

Sebagai supervisor perencanaan dan pengendalian produksi pada industri manufaktur dan jasa seperti :

  1. Industri pengolahan pangan dan pakan.
  2. Industri minuman.
  3. Industri pengolahan hasil pertanian (agroindustri).
  4. Industri tekstil.
  5. Industri farmasi.
  6. Perdagangan.
  7. Perhotelan.
  8. Perbankan.
  9. Retail.